Wednesday, 29 March 2017

artikel media pembelajaran

Abstrak
Media pembelajaran merupakan bagian yang sangat penting dalam sistem pembelajaran. Dengan media pembelajaran proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar dan efektif. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan. Selain itu, guru harus menyesuaikan media pembelajaran yang akan digunakan dengan daya tangkap siswa, karena setiap siswa memiliki karakteristik yang berbeda dalam menangkap materi pelajaran yang disampaikan, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan maksimal. Media pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan daya kreativitas siswa, dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran juga sangat bermanfaat bagi guru dan siswa, karena dengan media pembelajaran guru dan siswa dapat dengan mudah menjalankan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Kata kunci : Media pembelajaran, tujuuan media pembelajaran. manfaat media pembelajaran.
















A.    Pendahuluan
                  Pendidikan adalah usaha sadar dan sistematis, yang dilakukan oleh orang-orang yang disertai tanggung jawab untuk mempengaruhi peserta didik yang mempunyai sifat dan tabiat sesuai cita-cita pendidikan ( Daryanto, 2010:1).
                  Di era modern ini sistem pembelajaran semkin canggih, salah-satunya yaitu dengan adanya TIK ( teknologi informasi dan komunikasi) yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang membantu dalam berjalannya proses pembelajaran, oleh karena itu guru harus selalu mengikuti perkembangan zaman agar proses pembelajaran dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Kecenderungan pembelajaran yang membosankan sering terjadi di dunia pendidikan. Hal tersebut terjadi karena cara penyampaian guru terlalu monoton sehingga murid merasa bosan. Dampak dari terjadinya rasa bosan sangat berbahaya karena hasil dari proses pembelajaran tidak akan maksimal. Penyelenggaraan pendidikan pada dasarnya bertujuan untuk mencetak generasi muda yang berkualitas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, diantaranya dengan melakukan peningkatan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran yang terjadi di dalam kelas dapat berlangsung dengan baik (efektif, efisien dan menarik), jika seorang guru dapat melakukan perubahan dalam menyampaikan informasi yang kreatif. Oleh karena itu, guru harus memiliki wawasan yang luas dan mampu memanfatkan teknologi modern (TIK), untuk dijadikan sebagai sunber belajar dan media pembelajaran.
                  Media pembelajaran merupakan bagian integral dalam sistem pembelajaran (Sumiati dan Asra, 2007: 159). Kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefinisikan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima.
                  Dalam artikel ini akan dibahas tentang definisi media pembelajaran dan TIK, jenis-jenis media pembelajaran, syarat-syarat pembuatan media pembelajaran, tujuan adanya media pembelajaran, dan manfaat media pembelajaran bagi guru dan siswa.
B.     Pembahasan
1.      Definisi Media Pembelajaran dan TIK
            Kata media berasal dari bahasa Latin yaitu jamak dari kata medium yang secara harfiah berarti “tengah”, “perantara”, atau “pengantar”. Media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan (Sadiman, 2002: 6). Sedangkan menurut Latuheru (1988: 14), menyatakan bahwa media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna.
Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20.
2.      Jenis-jenis  Media Pembelajaran
            Media pembelajaran banyak jenis dan macamnya. Dari yang paling sederhana, murah, canggih, hingga mahalpun ada. Ada yang dapat dibuat oleh guru sendiri dan adapula yang harus dibeli. Ada yang sudah tersedia di lingkungan untuk langsung dimanfaatkan, adapula yang harus dirancang terlebih dahulu. Namun dari berbagai macam media pembelajaran yang telah disebutkan di atas, secara garis besar media pembelajaran dapat kita golongkan menjadi dua  macam, yaitu  media cetak, dan media pembelajaran berbasis TIK.
Cetak adalah segala bentuk media yang dicetak baik secara massal atau  tidak,  biasanya  berupa  kertas   berisi  pengetahuan  dan  maksud  yang  ingin diutarakan oleh penulis. Contohnya: Buku pelajaran, ensiklopedia, modul, pamflet, dll.
Media pembelajaran berbasis teknologi contohnya seperti : kompuer (internet), peralatan audio (kaset audio, rekaman, dll), peralatan visual (overhead  Projector,  Slide,  Slide  presentasi, Gambar/foto,  Video,  rekaman dari TV, Video CD/DVD, dll).
Selain itu, Hardjito mengatakan beberapa jenis media pembelajaran:
1. Cetak
2. Transparansi (Slide Presentasi)
3. Audio
4. Slide Suara
5. Video
3.      Tujuan Media Pembelajaran
                        Tujuan dari adanya media pembelajaran antara lain, yaitu:
1.      Memberikan kemudahan kepada peserta didik untuk lebih memahami konsep, prinsip, dan ketrampilan tertentu dengan menggunakan media yang paling tepat menurut sifat bahan ajar.
2.      Memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan bervariasi sehingga lebih merangsang minat dan motivasi peserta didik untuk belajar.
3.  Menumbuhkan sikap dan ketrampilan tertentu dalam teknologi karena peserta didik tertarik untuk menggunakan atau mengoperasikan media tertentu.
4.      Memperjelas informasi atau pesan pembelajaran.

4.      Manfaat Media Pembelajaran
Media pembelajaran memiliki manfaat bagi guru dan siswa antara lain sebagai berikut:
Manfaat media pembelajaran bagi guru antara lain:
1.      Dapat menjelaskan materi pembelajaran atau obyek yang abstrak menjadi konkrit;
2.      Mempermudah dan mempercepat guru menyajikan materi pembelajaran sehingga siswa dapat mengerti. Dngan bantuan media pembelajaran guru dapat dengan mudah menyampaikan materi.
3.      Mengatasi keterbatasan waktu, ruang daan indera;
a.   Mengatasi keterbatasan ruang
Guru dapat menjelaskan materi pembelajaran yang berupa objek yang terlalu besar dengan membawa maket atau bangunan yang lebih kecil.
b.  Mengatasi keterbatasan waktu
Guru dapat menjelaskan materi pembelajaran yang sudah terjadi di masa lalu dngan menggunkan media televisi atau rekaman
c.  Mengatasi keterbatasan indera
Guru dapat membantu siswa dalam memberikan materi tentang hal-hal yang sangat kecil atau yang sangat besar dengan menggunakan media mikroskop. Selain itu guru dapat mempermudah siswa mempelajari hal-hal yang gerakannya terlalu cepat
            Manfaat media pembelajaran bagi siswa antara lain:
1.      Siswa dapat mempelajari materi yang telah dipelajari secara berulang-ulang.
2.      Siswa dapat belajar secara individual, kelompok dan klasikal
3.      Materi pembelajaran akan mudah diingat dan mudah diungkapkan kembali oleh siswa. Semakin banyak indera yang digunakan maka materi yang disampaikan akan semakin lama diingat dan dipahami.
5.      Hubungan Media Pembelajaran dan TIK
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata. Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dan sebagainya. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut.
Dengan menggunakan media yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) diharapkan siswa dan guru dapat memanfaatkannya untuk mencari, mengeksplorasi, menganalisis, saling tukar menukar informasi secara efisien dan efektif, serta akan dengan cepat mendapatkan ide dan pengalaman belajar. Selain itu, dengan menggunakan media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pengetahuan dan pemahaman siswa akan bertambah karena penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga siswa dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi secara tepat dan optimal, termasuk apa implikasinya saat ini dan dimasa yang akan datang.


Bentuk-Bentuk Produk Pembelajaran Berbasis TIK
1.      Presentasi Power Point. 
Ini adalah bentuk yang paling sederhana dan paling mudah  sehingga paling banyak dipergunakan oleh kebanyakan guru dalam proses pembelajaran. Hendaknya, setiap guru paling tidak mempunyai kemampuan untuk membuat materi ajar dalam bentuk presentasi Power Point ini. Meskipun paling sederhana, Power Point memberikan fasilitas yang cukup hebat untuk membuat media ajar. Justru dengan kesederhanaan ini lah yang menyebabkan hal ini sangat mudah dipelajari. Apakah hasilnya menjadi sangat sederhana?  Belum tentu. Dengan kreatifitas lebih, Power Point dapat dioptimalkan dengan baik untuk membuat paket media ajar yang berkualitas.
2.      CD Media Ajar Berbasis HTML.
Ketika kita membeli majalah-majalah komputer, sering kali kita mendapatkan CD yang begitu kita masukkan ke dalam CD ROM, dia langsung nge-load  internet browser dan menampilkan menu dan konten CD tersebut. Bahasa HTML adalah bahasa yang biasanya dipergunakan dalam menampilkan halaman web. Halaman HTML dapat dibuat dengan  mudah dibuat. Tentunya, akan sangat tergantung kepada yang bersangkutan dalam membuat tampilan. Setiap topik atau bahasan yang berhubungan dapat dengan mudah dihubungkan dengan link (hyperlink). Sama persis dengan halaman web, namun sekarang kita buat dalam bentuk CD. Caranyapun sangat mudah, kumpulkan semua materi kerja dalam satu folder. Seluruh folder ini harus tercopy ke dalam CD dengan letak file dan struktur folder yang sama persis dengan saat pembuatan. Jangan lupa mengemas CD tersebut dalam bentuk autorun CD. Caranya pun juga sangat mudah, cukup dengan menambahkan file ‘autorun.inf’, definisikan file inisiasi yang akan dibuka dengan file tersebut.
3.      Video Pembelajaran. 
Prinsipnya adalah, CD pembelajaran itu nanti berupa video hasil rekaman aktifitas pembelajaran yang direkam dan ditampilkan dalam bentuk video. Karena bentuknya video, maka dia akan mengalir seperti orang nonton film. Tidak ada fasilitas interlinking dalam film tadi. Bahan video bisa berasal dari rekaman anda yang seolah-olah sedang mengajar di lab, sedang mengerjakan workshop, rekaman desktop dengan Camtasia, atau bisa juga mencari dari situs-situs social video hosting seperti youtube.com, teacherstube.com, metacafe.com, dan sebagainya. Kemudian, potongan-potongan video diolah dengan perangkat lunak video editting (misalnya ULead Video Editor), ditambahi elemen text, diberikan efek-efek, dan juga perlu diberikan dubbing suara guru. Perangkat yang dibutuhkan diantaranya kamera digital dan handycam (kalo tidak ada, mungkin camera handphone pun juga bisa, dengan kualitas terbatas).
4.      Multimedia Pembelajaran Interaktif.
Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu.  Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi.












C.    Penutup
         Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran agar dapat merangsang pikiran, perasaan, minat dan perhatian siswa sehingga proses komunikasi antara pemberi informasi (guru) dan penerima informasi (siswa) dapat berlangsung secara tepat guna dan berdayaguna. Media pembelajaran ini bisa menggunakan media cetak, atau media pembelajaran berbasis teknologi (TIK) yang dapat meningkatkan kreativitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran.                                 

Sumber
Azhar Arsyad, media pembelajaran. (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007).


No comments:

Post a Comment