Nama: Ai Eliska
Kelas/SMT : PGSD/IV A
NIM : 1501020044
Konsep Dasar Inovasi Pendidikan
Kata ”innovation” (bahasa Inggris)
sering diterjemahkan segala hal yang baru atau pembaharuan (S. Wojowasito,
1972), tetapi ada yang menjadikan kata innovation menjadi kata Indonesia
yaitu ”inovasi”. Inovasi kadang-kadang juga dipakai untuk menyatakan penemuan,
karena hal yang baru itu hasil penemuan. Kata penemuan juga sering digunakan
untuk menterjemahkan kata dari bahasa Inggris ”discovery” dan ”invention”. Ada
juga yang mengkaitkan antara pengertian inovasi dan modernisasi, karena
keduanya membicarakan usaha pembaharuan.
Timbulnya inovasi didalam pendidikan disebabkan
oleh adanya persoalan dan tantangan yang perlu dipecahkan dengan pemikiran baru yang mendalam dan progresif. Inovasi
pendidikan merupakan upaya dasar untuk memperbaiki aspek-aspek pendidikan agar
lebih efektif dan efisien.
Sebelum membahas tentang pengertian
inovasi pendidikan, untuk memperluas wawasan maka kita perlu mengetahui
terlebih dahulu tentang pengertian discovery, invention, innovation,
modern, modernisasi, dan difusi
karena istilah-istilah ini sangat berkaitan dengan inovasi pendidikan. Untuk
lebih jelasnya marilah kita bahas istilah-istilah tersebut tersebut satu persatu.
a.
Diskoveri (discovery) adalah
penemuan sesuatu yang sebenarnya benda atau hal yang ditemukan itu sudah ada, tetapi belum diketahui orang. Contoh bentuk bumi itu
bulat.
b.
Invensi (invention) adalah
penemuan sesuatu yang benar-benar baru, artinya hasil kreasi manusia. Benda
atau hal yang ditemui itu benar-benar sebelumnya belum ada, kemudian diadakan
dengan hasil kreasi baru. Contoh model pembelajaran.
c.
Inovasi (innovation) dipahami
sebagai “creating of something new” artinya penciptaan sesuatu yang baru. Contoh perubahan kurikulum.
d.
Modern dapat diartikan sebagai
sesuatu yang baru, dalam arti lebih maju atau lebih baik dari yang sudah ada. Contoh penggunaan kerbau dirubah menjadi traktor.
e.
Modernisasi ditandai dengan proses
perubahan yang sangat cepat dengan melibatkan industrialisasi, urbanisasi, dari
suatu masyarakat primitif menuju masyarakat berperadaan. Contoh peralihan masyarakat menjadi masyarakat industry dan informasi.
f.
Difusi merupakan proses
mengomunikasikan inovasi melalui saluran tertentu, dalam waktu tertentu di
dalam sistem sosial. Contoh di Indonesia terdapat
banyak kata serapan dari luar negri yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
g.
Inovasi Pendidikan adalah suatu
perubahan baru yang bersifat kualitatif, sengaja diusahakan untuk meningkatkan
kemampuan guna untuk mencapai tujuan tertentu dalam pendidikan.
Jadi, dari
beberapa uraian yang telah disebutkan di atas dapat dikemukakan bahwa inovasi
pendidikan pada dasarnya merupakan suatu perubahan atau pemikiran cemerlang di
bidang pendidikan yang bercirikan hal-hal baru dari suatu hasil olah-pikir dan
olah-teknologi yang sengaja diterapkan melalui tahapan tertentu dan diyakini
untuk memecahkan persoalan pendidikan yang timbul untuk memperbaiki suatu
keadaan pendidikan ataupun proses pendidikan tertentu yang terjadi di
masyarakat.
DAFTAR
PUSTAKA
Djam’an Satori, Udin Syefudin
Sa’ud. (2007). Modul
Inovasi Pendidikan Dasar.
Bandung: Program Magister Pendidikan Dasar SPS. UPI.
Bandung.
Hernawan,A.H. dan Susilana, Rudi. (2009). Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: UPI
Press.
Sweetcher. (2015) Konsep Dasar Inovasi Pendidikan [Online]. Tersedia : http://sweetcher.blogspot.co.id/2015/01/konsep-dasar-inovasi-pendidikan.
[15 Maret 2017].
Nurfadila, Anugrah. (2013) Konsep Dasar Inovasi Pendidikan [Online]. Tersedia: https://anugrahnurfadila.wordpress.com/2013/06/12/konsep-dasar-inovasi-pendidikan/ [19 Maret 2017].
Sunarto. (2013). ”Paradigma Nahdlatul Ulama Terhadap
Modernisasi”. Jurnal Sosiologi Islam.
Vol 13 No 2. 52-74.
Mulyadi, Sima.
(2006). “Inovasi Kependidikan Anak Berkebutuhan Khusus Berwawasan Kewirausahaan
Sejak Usia Dini”. Jurnal Pendidikan
Khusus. Vol 2 No 1. 149-150.
Widjajanti,D.B.
et al (2013). “Difusi Inovasi Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Kepada
Guru Matematika SMP Di Kabupaten Sleman Melalui Lesson Study”. Difusi Inovasi Pendidikan Matematika
Realistik Indonesia Kepada Guru Matematika SMP. Vol 17 No 1.37-38.
No comments:
Post a Comment